Tampilkan postingan dengan label Kasus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

kecelakaan Olivia dewi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebelum tabrakan mengenaskan menimpa Olivia Dewi, model Gadis sampul ini ternyata smepat menghadiri acara pesta ulang tahun teman sekolahnya di Morning Star Academy(MSA).
"Sebelum kejadian Olivia menghadiri pesta ulang tahun temannya di salah satu mal di kawasan Bundaran HI," kata teman sekolah Olivia, Nadia saat ditemui di RS Dharmais, Jakarta, Sabtu(10/3/2012).
Nadia yang juga kakak kelas Olivia mengatakan Joy Sebastian, pria yang selamat dalam kecelakaan di kawasan Sudirman adalah teman dekat Olivia.
"Joy itu teman dekat Olivia," kata Nadia.
Olivia sendiri di sekolah dikenal sebagai anak yang periang dan tidak pernah tertutup kepada siapapun.
"Orangnya selalu periang, ceria dan enggak tertutup," pungkasnya.
Nyawa Olivia Dewi (17), korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2012) dini hari tidak bisa diselamatkan.

Setelah menabrak tiang reklame, mobil Nisan Juke B 60 GOH yang dikendarai Olivia tersebut terbakar. Polisi yang datang ke lokasi hanya bisa menyelamatkan teman Olivia Joew Sebastian yang duduk di samping kiri Olivia.

Diduga Olivia tewas saat pingsan dengan tubuh terjepit bodi kendaraan. Badan Olivia melepuh karena terbakar dengan posisi masih duduk di belakang kemudi.

kecelakaan tugu tani

Afriyani Susanti tersangka penabrak pejalan kaki di kisaran Tugu Tani yang mengakibatkan 9 orang meninggal dunia, Minggu (22/1/2012). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Afriyani Susanti, Efrizal menceritakan kronologi berbeda atas tragedi maut di kisaran Tugu ani, beberapa waktu lalu.
Efrizal menyebut kliennya sama sekali tak meminum miras pada malam sebelum kejadian. Ia juga menyebut, Afriyani memang mengonsumsi ekstasi, namun hanya seperempat butir.
Afriyani memberanikan diri untuk menyetir mobil sepulang dari kelab malam karena merasa tak mengonsumsi miras.
"Tidak ada juga yang menawarkan naik taksi. Akhirnya dia yang nyetir karena merasa dalam kondisi sadar," ujarnya.
Efrizal mengatakan kliennya tidak mampu menceritakan proses terjadinya kecelakaan di hadapan penyidik. Itu disebabkan Afriyani sempat terpejam saat musibah tersebut terjadi.
"Dia baru sadar setelah akhirnya mobil berhenti, pas dia lihat di situ sudah banyak orang tergeletak," imbuh Efrizal.
Melihat kondisi itu, Afriyani panik dan langsung menghubungi ibunya, Yurneli, dan memberitahukan bahwa dirinya telah menabrak orang hingga tewas. Adapun  teman-teman Afriyani yang ada di dalam mobil itu tidak mengetahui proses terjadinya kecelakaan karena dalam kondisi terlelap.
"Afriyani sudah pasrah. Dia menyebutnya ini takdir Tuhan," kata Efrizal.